1Telah datang ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta agar ia disegerakan. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan.
2Dia menurunkan malaikat dengan Ruh (wahyu) daripada urusan-Nya kepada sesiapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya: 'Berilah amaran bahawa tidak ada tuhan melainkan Aku, maka bertaqwalah kepada-Ku.'
🏷️
(#ruh)3Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan.
4Dia menciptakan manusia dari nutfah, namun tiba-tiba dia menjadi penentang yang nyata.
5Dan haiwan ternakan, Dia telah menciptakannya untuk kamu; padanya ada (bulu) yang memanaskan dan pelbagai manfaat, dan daripadanya kamu makan.
6Dan bagi kamu padanya ada keindahan ketika kamu membawanya pulang dan ketika kamu melepaskannya ke padang rumput.
7Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya melainkan dengan kesukaran diri. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Penyantun lagi Maha Mengasihani.
8Dan (Dia menciptakan) kuda, bagal, dan keldai untuk kamu tunggangi dan sebagai perhiasan. Dan Dia menciptakan apa yang kamu tidak ketahui.
9Dan atas Allah-lah (menjelaskan) jalan yang lurus, dan di antaranya ada yang menyimpang. Dan sekiranya Dia menghendaki, nescaya Dia memberi petunjuk kepada kamu semua.
10Dialah yang menurunkan air dari langit untuk kamu; sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuhan yang padanya kamu menggembala ternakan.
11Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air itu tanaman, zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berfikir.
12Dan Dia menundukkan untukmu malam dan siang, matahari dan bulan. Dan bintang-bintang ditundukkan dengan urusan-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang menggunakan akal.
13Dan apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi dengan pelbagai warna. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang mengambil pelajaran.
14And Dialah yang menundukkan lautan agar kamu dapat makan daripadanya daging yang segar dan kamu mengeluarkan daripadanya perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat kapal-kapal belayar padanya agar kamu mencari kurniaan-Nya dan agar kamu bersyukur.
15Dan Dia menancapkan di bumi gunung-gunung yang kukuh agar ia tidak bergoncang bersama kamu, dan (Dia menciptakan) sungai-sungai serta jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk.
16Dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (sebagai navigasi), dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk.
17Maka adakah yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?
18Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.
19Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahsiakan dan apa yang kamu nyatakan.
20Dan tuhan-tuhan yang mereka seru selain Allah tidak dapat menciptakan sesuatu pun, sedang mereka sendiri diciptakan.
21(Mereka itu) mati, tidak hidup; dan mereka tidak mengetahui bilakah mereka akan dibangkitkan.
22Tuhan kamu adalah Tuhan yang Tunggal. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada Akhirat, hati mereka mengingkari dan mereka adalah orang-orang yang sombong.
23Tidak diragukan lagi bahawa Allah mengetahui apa yang mereka rahsiakan dan apa yang mereka nyatakan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang sombong.
24Dan apabila dikatakan kepada mereka: 'Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?' Mereka menjawab: 'Dongengan orang-orang terdahulu!'
25Sehingga mereka memikul beban-beban mereka secara penuh pada Hari Kiamat, dan sebahagian dari beban orang-orang yang mereka sesatkan tanpa ilmu. Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka pikul itu.
26Sesungguhnya orang-orang sebelum mereka telah membuat rancangan jahat, maka Allah menghancurkan bangunan mereka dari asasnya, lalu bumbung (bangunan itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan azab itu datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sedari.
27Kemudian pada Hari Kiamat Allah menghinakan mereka dan berfirman: 'Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang kerananya kamu selalu berselisih?' Orang-orang yang diberikan ilmu berkata: 'Sesungguhnya kehinaan dan kejahatan pada hari ini menimpa orang-orang yang ingkar,'
28(Iaitu) orang-orang yang dimatikan oleh malaikat dalam keadaan menzalimi diri sendiri. Lalu mereka menyatakan penyerahan diri: 'Kami tidak pernah melakukan sebarang kejahatan (sū').' (Malaikat menjawab): 'Bahkan! Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan.'
29Maka masukilah pintu-pintu Neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat bagi orang-orang yang sombong.
30Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: 'Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?' Mereka menjawab: 'Kebaikan.' Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini ada kebaikan. Dan sesungguhnya negeri Akhirat itu lebih baik; dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang-orang yang bertaqwa.
31Syurga Adn yang mereka masuki; mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalamnya mereka mendapat apa sahaja yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertaqwa.
32(Iaitu) orang-orang yang dimatikan oleh malaikat dalam keadaan baik, mereka (malaikat) berkata: 'Sejahteralah ke atas kamu (Salāmun 'alaikum); masuklah ke dalam Syurga disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.'
33Adakah mereka (yang ingkar) menunggu melainkan kedatangan malaikat kepada mereka atau kedatangan ketetapan Tuhanmu? Demikianlah yang dilakukan oleh orang-orang sebelum mereka. Dan Allah tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
34Maka mereka ditimpa oleh kejahatan (sayyi'āt) dari apa yang mereka kerjakan dan mereka dikepung oleh apa yang mereka selalu ejek-ejekkan.
35Dan orang-orang musyrik berkata: 'Sekiranya Allah menghendaki, nescaya kami tidak akan menyembah sesuatu pun selain daripada-Nya, begitu juga bapa-bapa kami; dan nescaya kami tidak akan mengharamkan sesuatu pun tanpa (izin)-Nya.' Demikianlah yang dilakukan oleh orang-orang sebelum mereka. Maka tidak ada kewajipan atas para Utusan melainkan penyampaian yang jelas.
36Dan sesungguhnya Kami telah membangkitkan pada setiap umat seorang Utusan (untuk menyeru): 'Sembahlah Allah dan jauhilah Taghut.' Maka di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan.
🏷️
(#taghut)37Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka mendapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang Dia sesatkan, dan mereka tidak akan mempunyai penolong-penolong.
38Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpah yang bersungguh-sungguh: 'Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.' Bahkan! (Ia adalah) janji yang benar-benar termaktub (wa'dan 'alaihi haqqan), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
39Agar Dia menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, dan agar orang-orang yang ingkar itu mengetahui bahawa mereka adalah orang-orang yang berdusta.
40Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: 'Jadilah!', maka jadilah ia.
41Dan orang-orang yang berhijrah kerana Allah sesudah mereka dizalimi, Kami pasti akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya ganjaran Akhirat itu lebih besar, sekiranya mereka mengetahui.
42(Iaitu) orang-orang yang bersabar dan kepada Tuhan mereka, mereka bertawakal.
43Dan Kami tidak mengutus sebelummu melainkan lelaki yang Kami wahyukan kepada mereka; maka tanyalah kepada orang-orang yang mempunyai peringatan (Ahl az-Zikr) jika kamu tidak mengetahui,
44(Kami utus mereka) dengan bukti-bukti yang nyata dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Zikr (Peringatan) agar kamu menjelaskan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka berfikir.
📝(Ayat 44)45Maka adakah orang-orang yang merancang kejahatan (sayyi'āt) itu merasa aman bahawa Allah tidak akan menimbuskan mereka ke dalam bumi, atau azab itu datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sedari?
46Atau Dia menghukum mereka dalam perjalanan mereka, maka mereka tidak akan dapat melepaskan diri,
47Atau Dia menghukum mereka dalam keadaan ketakutan (sedikit demi sedikit). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Penyantun lagi Maha Mengasihani.
48Dan adakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah, bagaimana bayang-bayangnya berkisar ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka (benda itu) tunduk patuh?
49Dan kepada Allah bersujud segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dari jenis haiwan melata, serta para malaikat, sedang mereka tidak menyombong diri.
50Mereka takut kepada Tuhan mereka yang berkuasa di atas mereka dan mereka mengerjakan apa yang diperintahkan.
51Dan Allah berfirman: 'Janganlah kamu mengambil dua tuhan; sesungguhnya Dia adalah Tuhan yang Tunggal. Maka kepada-Ku sahajalah hendaknya kamu merasa takut.'
52Dan milik-Nya jugalah segala apa yang ada di langit dan di bumi, dan bagi-Nya ketaatan yang tetap selama-lamanya. Maka adakah selain Allah yang kamu takuti?
53Dan apa sahaja nikmat yang ada pada kamu, maka ia adalah dari Allah. Kemudian apabila kamu ditimpa bahaya, maka kepada-Nya sahajalah kamu menjerit meminta pertolongan.
54Kemudian apabila Dia menghapuskan bahaya itu daripadamu, tiba-tiba sebahagian daripada kamu menyekutukan Tuhan mereka,
55Sehingga mereka mengingkari apa yang telah Kami berikan kepada mereka. Maka berseronoklah kamu, kerana kelak kamu akan mengetahui.
56Dan mereka menetapkan satu bahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka untuk (berhala-berhala) yang mereka tidak ketahui. Demi Allah, kamu benar-benar akan dipersoalkan tentang apa yang telah kamu ada-adakan.
57Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan—Maha Suci Dia—sedangkan bagi mereka sendiri apa yang mereka ingini (anak lelaki).
58Dan apabila dikhabarkan kepada salah seorang di antara mereka tentang (kelahiran) anak perempuan, jadilah wajahnya hitam (muram) dan dia sangat marah.
59Dia menyembunyikan dirinya dari orang ramai disebabkan buruknya khabar yang disampaikan kepadanya. Adakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan atau menanamnya ke dalam tanah? Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka tetapkan itu.
60Bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Akhirat itu ada sifat yang buruk; dan bagi Allah ada sifat yang Maha Tinggi. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
61Dan sekiranya Allah menghukum manusia disebabkan kezaliman mereka, nescaya tidak akan ditinggalkan-Nya di atas bumi sesuatu pun yang melata, tetapi Dia menangguhkan mereka sampai ke tempoh (fasa) yang telah ditetapkan. Maka apabila datang tempoh mereka, mereka tidak dapat mengundurkannya sesaat pun dan tidak dapat mendahulukannya.
62Dan mereka menetapkan bagi Allah apa yang mereka sendiri benci, dan lidah mereka mengucapkan pembohongan bahawa bagi mereka ada kebaikan (al-husnā). Tidak diragukan lagi bahawa bagi mereka adalah Neraka dan mereka akan segera dimasukkan (ke dalamnya).
63Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus (Utusan) kepada umat-umat sebelummu, tetapi syaitan menjadikan perbuatan mereka kelihatan indah bagi mereka. Maka dia (syaitan) adalah pemimpin mereka pada hari ini dan bagi mereka azab yang pedih.
64Dan Kami tidak menurunkan Kitab ini kepadamu melainkan agar kamu menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, dan sebagai petunjuk serta rahmat bagi kaum yang beriman.
65Dan Allah menurunkan air dari langit, lalu Dia menghidupkan bumi dengannya sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang mendengarkan.
66Dan sesungguhnya pada binatang ternakan itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberi kamu minum dari apa yang ada dalam perutnya, di antara sisa makanan dan darah, (iaitu) susu yang murni yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.
67Dan dari buah kurma dan anggur, kamu menjadikannya sebagai minuman memabukkan dan rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang menggunakan akal.
📝(Ayat 67)68Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: 'Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang mereka buat (bina),'
69'Kemudian makanlah dari segala macam buah-buahan, lalu tempuhlah jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan.' Dari perutnya keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat penawar bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berfikir.
70Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian Dia mematikan kamu. Dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang paling hina agar dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang telah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
71Dan Allah melebihkan sebahagian kamu atas sebahagian yang lain dalam rezeki. Maka orang-orang yang dilebihkan (rezekinya) tidak mahu mengembalikan (mengalirkan) rezeki mereka kepada hamba-hamba yang mereka miliki agar mereka menjadi sama dalam rezeki itu. Maka adakah nikmat Allah yang mereka ingkari?
72Dan Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, dan menjadikan bagi kamu dari isteri-isteri kamu itu anak-anak dan cucu-cucu, serta memberikan rezeki kepada kamu dari yang baik-baik. Maka adakah kepada kebatilan mereka beriman dan kepada nikmat Allah mereka ingkar?
73Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak mempunyai kuasa untuk memberikan rezeki sedikit pun kepada mereka dari langit dan bumi, dan mereka tidak akan sanggup (melakukannya).
74Maka janganlah kamu mengadakan perumpamaan-perumpamaan bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
75Allah membuat perumpamaan tentang seorang hamba yang dimiliki (abdan mamlūkan) yang tidak mempunyai kuasa atas sesuatu pun, dengan seorang yang Kami berikan rezeki yang baik dari Kami, lalu dia menginfakkannya (mengalirkannya) secara rahsia dan terang-terangan. Adakah mereka itu sama? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
76Dan Allah membuat perumpamaan tentang dua orang lelaki; salah seorang di antaranya bisu, tidak dapat melakukan sesuatu pun dan dia menjadi beban atas pelindungnya, ke mana sahaja dia diarahkan, dia tidak mendatangkan kebaikan. Adakah dia sama dengan orang yang menyuruh berbuat adil, dan dia berada di atas jalan yang lurus?
77Dan milik Allah-lah rahsia langit dan bumi. Dan urusan Kiamat itu tidak lain hanyalah seperti sekelip mata atau ia lebih cepat lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
78And Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.
79Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa langit? Tidak ada yang menahannya melainkan Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman.
80Dan Allah menjadikan rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (khemah) dari kulit binatang ternakan yang kamu dapati ringan semasa kamu bermusafir dan semasa kamu menetap; dan (Dia jadikan pula) dari bulu-bulunya (biri-biri, unta, kambing) pelbagai peralatan rumah tangga dan perhiasan sampai ke satu waktu.
81Dan Allah menjadikan bagi kamu tempat bernaung dari apa yang Dia ciptakan, dan Dia menjadikan bagi kamu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia menjadikan bagi kamu pakaian yang memelihara kamu dari panas serta pakaian (perisai) yang memelihara kamu dalam perjuanganmu (ba'sakum). Demikianlah Allah mencukupkan nikmat-Nya kepadamu agar kamu berserah diri (tuslimūn).
82Maka jika mereka berpaling, maka sesungguhnya kewajipanmu hanyalah penyampaian yang jelas.
83Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya; dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang sangat kufur.
84Dan (ingatlah) hari ketika Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, kemudian tidak dibenarkan bagi orang-orang yang ingkar (untuk membela diri) dan mereka tidak diberi kesempatan untuk bertaubat.
85Dan apabila orang-orang zalim telah melihat azab, maka azab itu tidak diringankan daripada mereka dan mereka tidak diberi penangguhan.
86Dan apabila orang-orang musyrik melihat sekutu-sekutu mereka, mereka berkata: 'Wahai Tuhan kami, inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami seru selain daripada-Mu.' Lalu sekutu-sekutu itu melemparkan kembali perkataan kepada mereka: 'Sesungguhnya kamu benar-benar pendusta!'
87Dan mereka menyatakan penyerahan diri kepada Allah pada hari itu, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan (rekaan/hadis).
88Orang-orang yang ingkar dan menghalangi dari jalan Allah, Kami tambahkan azab ke atas azab disebabkan kerosakan yang selalu mereka lakukan.
89Dan (ingatlah) hari ketika Kami bangkitkan pada setiap umat seorang saksi atas mereka dari kalangan mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu menjadi saksi atas mereka ini. Dan Kami turunkan kepadamu Kitab ini untuk menjelaskan segala sesuatu (tibyānan likulli syay') serta sebagai petunjuk, rahmat, dan khabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (muslimīn).
🏷️
(#muslimun)90Sesungguhnya Allah menyuruh berbuat adil, berbuat ihsan, dan memberikan hak kepada kaum kerabat; dan Dia melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan kezaliman. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu mengambil pelajaran.
91Dan penuhilah janji Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu merosakkan sumpah-sumpah itu sesudah mengukuhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai penjaminmu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
92Dan janganlah kamu menjadi seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai-berai kembali; kamu menjadikan sumpahmu sebagai alat penipuan di antaramu disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya mengujimu dengan hal itu; dan sesungguhnya pada Hari Kiamat Dia akan menjelaskan kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan.
93Dan sekiranya Allah menghendaki, nescaya Dia menjadikan kamu satu umat (yang bersatu), tetapi Dia menyesatkan sesiapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada sesiapa yang Dia kehendaki. Dan sesungguhnya kamu akan dipersoalkan tentang apa yang telah kamu kerjakan.
94Dan janganlah kamu menjadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipuan di antaramu, yang menyebabkan kaki tergelincir sesudah kukuh tegaknya, dan kamu akan merasai kejahatan (sū') disebabkan kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagi kamu azab yang besar.
95Dan janganlah kamu menukar janji Allah dengan harga yang murah. Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang lebih baik bagi kamu, jika kamu mengetahui.
96Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan ganjaran yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
97Sesiapa yang mengerjakan amal islah, baik lelaki mahupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik; dan sesungguhnya Kami akan berikan balasan kepada mereka dengan ganjaran yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
98Maka apabila kamu mahu membaca Al-Quran, hendaklah kamu memohon perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.
99Sesungguhnya dia (syaitan) tidak mempunyai kuasa ke atas orang-orang yang beriman dan kepada Tuhan mereka, mereka bertawakal.
🏷️
(#sulton)100Sesungguhnya kuasanya hanyalah ke atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin dan orang-orang yang menyekutukannya dengan Allah.
101Dan apabila Kami menggantikan satu ayat di tempat ayat yang lain—sedangkan Allah lebih mengetahui apa yang Dia turunkan—mereka berkata: 'Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pengada-ada.' Bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui.
📝(Ayat 101)102Katakanlah: 'Ruhul Qudus (wahyu) menurunkannya dari Tuhanmu dengan kebenaran untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan sebagai petunjuk serta khabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.'
🏷️
(#ruh)103Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahawa mereka berkata: 'Sesungguhnya dia diajar oleh seorang manusia.' Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan kepadanya adalah bahasa asing, sedangkan ini adalah bahasa Arab yang jelas.
104Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih.
105Sesungguhnya yang mengada-adakan pembohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah; dan mereka itulah orang-orang yang berdusta.
106Sesiapa yang ingkar kepada Allah sesudah dia beriman—kecuali orang yang dipaksa sedang hatinya tetap tenang dalam iman—tetapi sesiapa yang melapangkan dadanya untuk kekufuran, maka kemurkaan Allah menimpa mereka dan bagi mereka azab yang besar.
107Yang demikian itu adalah kerana mereka lebih mencintai kehidupan dunia daripada Akhirat, dan sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang ingkar.
108Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran, dan penglihatannya telah dikunci oleh Allah; dan mereka itulah orang-orang yang lalai.
109Tidak diragukan lagi bahawa di Akhirat nanti merekalah orang-orang yang rugi.
110Kemudian sesungguhnya Tuhanmu (memberi ampun) kepada orang-orang yang berhijrah sesudah menderita ujian, kemudian mereka berjuang (jāhadū) dan bersabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.
111(Ingatlah) hari ketika setiap jiwa datang untuk membela dirinya sendiri dan setiap jiwa diberi balasan yang cukup bagi apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka tidak dizalimi.
112Dan Allah membuat perumpamaan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenang, rezekinya datang kepadanya melimpah-ruah dari setiap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; maka Allah merasakannya pakaian kelaparan dan ketakutan disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.
113Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang Utusan dari kalangan mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya; maka mereka ditimpa azab sedang mereka adalah orang-orang yang zalim.
114Maka makanlah dari apa yang telah direzekikan Allah kepadamu sebagai yang halal lagi baik; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
115Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan ke atas kamu bangkai, darah, daging khinzir, dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Tetapi sesiapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.
116Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara bohong: 'Ini halal dan ini haram', untuk mengada-adakan pembohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan pembohongan terhadap Allah tidak akan beruntung.
📝(Ayat 116)117(Itu adalah) keseronokan yang sedikit, dan bagi mereka azab yang pedih.
118Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan kepadamu dahulu. Dan Kami tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
119Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu kepada orang-orang yang melakukan kejahatan (sū') kerana kejahilan, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan melakukan islah; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.
120Sesungguhnya Ibrahim adalah satu umat (pemimpin) yang patuh kepada Allah, berdiri lurus (hanīfan), dan dia bukanlah termasuk orang-orang musyrik,
121(Dia) yang mensyukuri nikmat-nikmat-Nya. Allah telah memilihnya dan memberi petunjuk kepadanya ke jalan yang lurus.
122Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia; dan sesungguhnya di Akhirat dia termasuk orang-orang yang melakukan islah.
123Kemudian Kami wahyukan kepadamu: 'Ikutilah millah Ibrahim yang lurus, dan dia bukanlah termasuk orang-orang musyrik.'
📝(Ayat 123)🏷️
(#millah)124Sesungguhnya (urusan) hari Sabtu itu hanya ditetapkan atas orang-orang yang berselisih padanya. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar akan memberi keputusan di antara mereka pada Hari Kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan.
125Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berhujahlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
126Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan (balasan) yang sama dengan seksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.
127Dan bersabarlah, dan tidaklah kesabaranmu itu melainkan dengan (pertolongan) Allah; dan janganlah kamu berdukacita terhadap mereka dan janganlah kamu berasa sempit dada terhadap apa yang mereka rancangkan.
128Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang melakukan kebaikan (muhsinūn).
Definisi Kata
#millah
Definisi Millah (مِلَّة):
Laluan / Kerangka Aturan: Set prinsip dan amalan sistemik yang membentuk identiti dan hala tuju sesuatu umat, seperti Millah Ibrahim
#muslimun
🥇 Definisi "Muslimūn" (مُسْلِمُونَ)
Etimologi Berasal daripada akar kata s-l-m (سلم) yang bermaksud “menyerah, tunduk, damai, selamat.” Bentuk jamak muslimūn ialah orang‑orang yang menyerah diri / tunduk.
Maksud Muslimūn merujuk kepada orang‑orang yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, Tuhan yang satu.
Literal: “orang‑orang yang tunduk / menyerah diri.”
Sebagai maksud: “orang‑orang yang berserah diri kepada Tuhan Yang Esa.”
Konteks Qur’an: Wasiat Ibrahim dan Ya‘qub kepada anak‑anak mereka agar mati dalam keadaan sebagai muslimūn — yakni orang yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, bukan sekadar pengikut ritual tertentu.
#ruh
Definisi Rūḥ (رُوح)
Penggerak / Komponen Hidup: Eleman non-fizikal daripada urusan (Amr) Allah yang memberikan "kehidupan" atau kesedaran kepada sesuatu sistem. Ia adalah ejen yang menghidupkan jasad yang mati atau memberi nyawa kepada perintah-perintah Allah supaya ia menjadi efektif dan dinamik dalam realiti manusia.
#sulton
Definisi Sultan (سُلْطَان):
Autoriti / Kuasa Sah: Keupayaan atau legitimasi untuk mempengaruhi atau mengawal, sama ada melalui bukti wahyu atau penguasaan psikologi
#taghut
Definisi Taghut (طَاغُوت) Autoriti Melampau: Segala bentuk entiti, tradisi, atau sistem yang melampaui batas dan cuba merampas kedaulatan perundangan Allah
Nota Penterjemah
Ayat 44
Ayat 44 & 64 (Li-tubayyina - Menjelaskan):
Pilihan: "Agar kamu menjelaskan."
Hujah: Sektarianisme menggunakan ayat ini untuk menghalalkan Hadis sebagai sumber hukum kedua dengan alasan "Nabi perlu menjelaskan Quran." Namun, secara linguistik, bayyāna dalam Quran bermaksud "menzahirkan apa yang tertulis." Rasul menjelaskan Quran menggunakan Quran (tibyānan likulli syay' - 16:89), bukannya dengan membawa teks luar yang baru.
Ayat 67
Ayat 67 (Sakaran - Minuman Memabukkan):
Pilihan: "Minuman memabukkan."
Hujah: Quran secara halus memisahkan antara Sakaran (hasil fermentasi yang menutup akal) dengan Rizqan Hasanan (rezeki yang baik). Ini membuktikan bahawa status "baik" atau "buruk" sesuatu sumber ditentukan oleh fungsi sistemiknya terhadap akal manusia, bukan sekadar pelabelan tradisi.
Ayat 101
Ayat 101-102 (Naskh - Penggantian Ayat):
Pilihan: "Menggantikan satu ayat di tempat ayat yang lain."
Hujah: Tafsiran tradisional mendakwa ini adalah "Mansukh" (ayat Quran membatalkan ayat Quran yang lain). Namun, secara linguistik dan Quran-alone, ia merujuk kepada proses penurunan wahyu secara berperingkat atau menggantikan syariat umat terdahulu dengan Quran. Quran adalah konsisten dan tiada pertentangan di dalamnya yang memerlukan pembatalan ayat.
Ayat 116
Ayat 116 (Halal & Haram):
Pilihan: "Rekaan lidah secara bohong."
Hujah: Ayat ini adalah tamparan hebat kepada sistem fiqh tradisional yang banyak mengharamkan atau menghalalkan sesuatu berdasarkan Hadis atau Ijtihad. Al-Quran menegaskan bahawa hanya Allah (melalui Kitab) yang mempunyai autoriti legislatif. Mendakwa sesuatu itu haram tanpa bukti Kitabullah adalah satu kejahatan (Ithm).
Ayat 123
Ayat 123 (Millah Ibrahim):
Pilihan: "Ikutilah Millah Ibrahim."
Hujah: Ini membuktikan bahawa "agama" bukanlah satu siri evolusi yang memerlukan penambahan hadis, tetapi satu kesinambungan sistem lurus (Hanif) yang sama sejak Ibrahim. Ia menolak dakwaan bahawa Islam adalah agama "baru" yang memerlukan set undang-undang sektarian yang berbeza daripada prinsip asas tauhid.
Amaran Konteks (Malaysia): Perlu ditegaskan bahawa istilah linguistik Millat Ibrahim di dalam Al-Quran merujuk kepada sistem tauhid yang murni. Namun, di Malaysia, terdapat kumpulan/ajaran yang menggunakan nama "Millah Abraham" yang telah dikenal pasti sebagai ajaran sesat yang menyimpang daripada Al-Quran. Kita dinasihatkan agar tidak terlibat dengan kumpulan tersebut. Penggunaan istilah ini dalam terjemahan kita adalah terhad kepada makna linguistik Al-Quran sahaja, bukan sokongan terhadap mana-mana kultus atau gerakan luaran.